Industri asuransi di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam hal inklusi, terutama di wilayah rural dengan literasi keuangan rendah dan akses terbatas terhadap produk keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor psikologis, sosial, dan ekonomi yang memengaruhi adopsi produk asuransi di masyarakat urban dan rural dengan pendekatan Behavioral Economics.
Melalui metode campuran (mixed-method), studi ini mengombinasikan analisis kuantitatif dengan Partial Least Squares-SEM terhadap 400 responden dan analisis kualitatif berbasis thematic analysis dengan NVivo terhadap 30 informan kunci