Studi ini didasarkan pada laporan keuangan dari 39 perusahaan asuransi jiwa dengan total aset sekitar 80% dari rata-rata total aset sektor asuransi jiwa
Indonesia di 2018-2019. Kinerja perusahaan asuransi jiwa asing secara umum lebih baik dibandingkan perusahaan asuransi jiwa lokal. Sekitar 70% dari 39 perusahaan ini memiliki aset dibawah Rp10 triliun, dan 50% dari mereka mengalami penurunan ekuitas dan RBC (Risk-Based Capital). Adanya segmentasi kinerja antara perusahaan yang berskala besar dan kecil pada masa pandemi Covid-19 menunjukkan konsolidasi pada sektor asuransi jiwa sebagai pekerjaan rumah yang mendesak.
Toward Stronger Financial Industry in Indonesia